⛔📛 Mengenal Penyimpangan Ahmadiyah, LDII & NII


By: SOBAT MUSLIM
– 1. 10 Kriteria Aliran Sesat Menurut MUI
– 2. _Keyakinan2 Sesat Ahmadiyah_
– 3. LDII
– 4. NII

1⃣ 10 KRITERIA ALIRAN SESAT MENURUT MUI PUSAT
By: SOBAT MUSLIM

Pada tanggal 6 November 2007 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengeluarkan Fatwa tentang 10 Kriteria Aliran Sesat sebagai pedoman identifikasi aliran sesat, pedoman yang dikemukakan dalam penutupan rakernas MUI di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/11/2007), yaitu sebagai berikut:

☑ 1. Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam

☑ 2. Meyakini atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’i (Al Qur’an dan Sunnah)

☑ 3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al Qur’an

☑ 4. Mengingkari autentisitas dan kebenaran Al Qur’an

☑ 5. Menafsirkan Al Qur’an yang tidak berdasar kaidah-kaidah tafsir

☑ 6. Mengingkari kedudukan Hadits sebagai sumber ajaran Islam

☑ 7. Melecehkan / mendustakan Nabi dan Rasul

☑ 8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul terakhir

☑ 9. Mengurangi / menambah pokok-pokok ibadah yang tidak ditetapkan syari’ah

☑ 10. Mengkafirkan sesama muslim hanya karena bukan kelompoknya

Menurut MUI dan pernyataan Bapak Sekum MUI Pusat, Drs. H.M. Ichwan Sam bahwa masyarakat dapat menggunakan kriteria tersebut untuk menilai sebuah aliran itu sesat atau tidak, keluar dari ajaran Islam atau tidak.  Jika satu saja kriteria yang muncul dari suatu paham atau aliran dari sepuluh kriteria di atas maka paham atau aliran tersebut sudah dapat divonis SESAT dan menyimpang dari ajaran Islam yang sesungguhnya.

Diantara paham2 yang menyimpang yang sesuai sebagaimana disebutkan pada  kriteria diatas antara lain : Ahmadiyah, Syi’ah, Islam Jamaah (LDII).

Kelompok Syiah dan LDII dewasa ini terus berkembang di Indonesia dan mulai unjuk gigi yang memicu beberapa keributan di tanah Air.

Ahmadiyah mempercayai Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi sesudah nabi Muhammad.

Syiah mengingkari rukun Iman dan merubah menjadi 5 rukun Iman, meragukan kebenaran Al Qur’an mushaf Ustmani, mengkafirkan orang yang tidak beriman kepada Imam yang 12, menghina dan menghujat para sahabat Nabi.

Islam Jamaah (LDII) juga mengkafirkan orang yang diluar kelompok mereka. Sehingga pengikut LDII dalam tidak mau  bermakmum kepada orang diluar kelompok mereka. Dalam sholat jumat dan Id pun mereka tidak mau bergabung dengan kaum muslimin, untuk itu mereka mengadakan sholat Jumat tersendiri, sesama pengikut mereka. Dan bila memungkinkan mereka akan membangun masjid tersendiri untuk komunitas mereka.

🌐Sumber: http://www.lppimakassar.com dg sedikit tambahan dari beberapa sumber yg lain

2⃣.  AHMADIYAH

Ahmadiyah adalah firqah sesat dan kafir yang mengatasnamakan Islam. Kekufuran mereka sangat jelas terlihat dari keyakinannya bahwa adanya Nabi setelah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Di antara dajjal (pendusta) yang mengaku sebagai Nabi adalah Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani Al-Hindi, yang muncul ketika kolonial Inggris menjajah India. Pada awalnya ia mengaku sebagai Al-Mahdi Al-Muntazhar (Imam Mahdi yang ditunggu), kemudian mengaku sebagai Nabi ‘Isa Alaihis Salam, dan terakhir ia mengaku sebagai Nabi dan mendirikan jama’ah Ahmadiyah…  Mereka (kaum Ahmadiyah) mempunyai keyakinan-keyakinan bathil yang banyak sekali dan menyalahi keyakinan umat Islam. Mereka menafikan (meniadakan/menolak) tentang dibangkitkannya jasad manusia dari kubur (nanti pada hari Kiamat), mereka meyakini bahwa nikmat dan siksa hanya dialami oleh ruh saja, mereka beranggapan bahwa siksaan terhadap orang kafir terbatas, mengingkari adanya jin dan sebagainya.* Para ulama berpendapat bahwa Mirza Ghulam Ahmad (1839-1908 M) adalah kafir, juga aliran Ahmadiyah pun kafir, mereka disebut sebagai kelompok MINORITAS NON MUSLIM, yaitu MEREKA KAFIR!!!

Di antara keyakinan-keyakinan sesat dan kufurnya Ahmadiyah adalah:

1. Meyakini bahwa Allah puasa, tidur, menulis, dapat bersalah, dan lainnya. Mereka menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. Ta’aalallaahu ‘amma yaquuluuna ‘uluwwan kabiiran.

2. Meyakini bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bukanlah Nabi terakhir, dan mereka meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi terakhir dan paling utama.

3. Mereka memiliki kitab suci tersendiri yang berbeda dengan Al-Qur-an umat Islam, mereka menamakannya Kitaabul Mubiin atau At-Tadzkirah.

4. Menurut mereka, tidak ada jihad dalam Islam, dan telah dihapus.

5. Mereka mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji, yaitu di Rabwah dan Qadian.

6. Setiap Muslim adalah kafir menurut mereka sampai masuk jama’ah Ahmadiyah Al-Qadiyani.

7. Mereka menghalalkan khamr, narkoba, barang yang memabukkan, dan lainnya.

8. Ahmadiyah mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Yahudi, Nashrani, dan aliran kebathinan.**

* Lihat Silsilah Ahaadiits Ash-Shahiihah (IV/252) oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.

** Lihat Al-Mausuu’ah Al-Muyassarah fil Adyaan wal Madzhaahib wal Ahzaabil Mu’ashshirah (I/419-423), cet. WAMY, th. 1418 H. dan Al-Qadhiyaniyyah, karya Syaikh Dr. Ihsan Ilahi Zhahir.

3⃣. Islam Jama’ah/Lemkari/LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia)

Islam Jama’ah atau LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) adalah firqah sesat dan menyesatkan. Di antara bid’ah mereka ialah:

1. Mereka mengangkat seorang dari mereka sebagai imam/khalifah yang wajib dibai’at oleh seluruh kaum Muslimin.

2. Memisahkan kaum Muslimin dan mengafirkan mereka.

3. Menafsirkan Al-Qur-an dan As-Sunnah dengan hawa nafsu mereka sendiri.

4. Mencuci bekas shalat orang yang selain dari kelompok mereka karena menurut mereka najis.

5. Wajib taat kepada amir atau imam mereka.

6. Mati dalam keadaan belum bai’at kepada amir atau imam LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) maka akan mati jahiliyyah (mati kafir).

7. Al-Qur-an dan hadits yang boleh diterima adalah yang manqul (yang keluar dari mulut imam atau amir mereka saja).

8. Haram mengaji Al-Qur-an dan hadits kecuali kepada imam mereka saja.

9. Dosa bisa ditebus kepada sang imam atau amir, besarnya tebusan tergantung dari besar kecilnya dosa yang dilakukan, sedang yang menentukan adalah amir atau imamnya.

10. Harta benda di luar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki walaupun dengan cara bagaimana pun untuk memperolehnya seperti mencuri, merampok, korupsi, dll.

11. Haram shalat di belakang imam yang bukan kelompok mereka, kalaupun terpaksa sekali, tidak usah wudhu’ karena shalatnya akan diulang kembali.

12. Haram menikah dengan orang di luar kelompok mereka.

* Lihat buku Bahaya Islam Jama’ah Lemkari LDII, diterbitkan oleh LPPI Jakarta, th. 1419 H/1998 M

4⃣ N.I.I (Negara Islam Indonesia)

N.I.I adalah ahlul bid’ah yang sesat dan menyesatkan. Mereka telah terpecah menjadi berfirqah-firqah, salah satunya adalah pesantren Az-Zaitun yang terletak di Indramayu di bawah pimpinan Abu Toto. Di antara pendapat bid’ah mereka ialah:

1. ‘Aqidah mereka sangat rusak dan tidak punya pedoman yang jelas dalam ‘aqidah.

2. Bodoh dalam memahami Al-Qur-an dan As-Sunnah.

3. Tidak adanya ilmu di antara mereka.

4. Mendirikan khilafah palsu dan mewajibkan kaum Muslimin berbai’at kepada imam mereka.

5. Sebagian mereka meninggalkan shalat dan ibadah lainnya dengan alasan bahwa sekarang ini adalah periode Makkah.

🌐Sumber untuk artikel 2, 3 & 4 : buku Mulia dengan Manhaj Salaf, Bab 13, Hal. 548-552, Pustaka At-Taqwa, Cet. Ke-8 : Dzulhijjah 1434 H/Oktober 2013 M, penulis Al-Ustâdz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Hafizhahullâh

Tambahan dari saya:
Di antara pecahan
N.I.I (Negara Islam Indonesia)
ialah
ALQI (Al-Qiyadah Al-Islamiyyah)
dengan tokoh Ahmad Moshaddeq,
kemudian berganti nama menjadi
KOMAR (Komunitas Millah Abraham),
kemudian berganti nama lagi menjadi
GAFATAR (Gerakan Fajar Nusantara),
dan berganti nama lagi menjadi
NKSA (Negara Karunia Tuhan Semesta Alam).

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam

➖➖➖

Repost by :
👥 SOBAT MUSLIM group sharing kajian2 islam via WhatsApp & Telegram khusus ikhwan(laki-laki)
📱 Admin: +62 853-1028-3995 (utk bergabung silahkan kirim pesan via WA / TG dg format: Daftar#Nama#Kota Domisili)
📮 Join Channel Telegram SOBAT MUSLIM di : https://goo.gl/g64jcQ

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑