Notulensi Kajian Islam Bersama Ust. ABU ISLAMA IMANUDDIN, MA


👤 ABU ISLAMA IMANUDDIN, MA
📆 29, April 2017 / 2 Syaban 1348H
🕌 Masjid Syaikh Hamad Al Hamad / Imam Syafi Depok


Hilangnya Ilmu dengan diwafatkan para ulama

Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“ Sebagian di antara tanda dekatnya hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, khamr ditenggak, dan perzinaan merebak.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-’Ilm[80] dan Muslim dalam Kitab al-’Ilm [2671])

Yang dimaksud terangkatnya ilmu bukanlah dicabutnya ilmu secara langsung dari dada-dada manusia. Akan tetapi yang dimaksud adalah meninggalnya para ulama atau orang-orang yang mengemban ilmu tersebut (lihat Fath al-Bari [1/237]).

Di dalam riwayat Ahmad dan Thabrani dari jalan Abu Umamah radhiyallahu’anhudisebutkan bahwa ketika Hajjatul Wada’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Ambillah ilmu sebelum sebelum ia dicabut atau diangkat.” Maka ada seorang Badui yang bertanya, “Bagaimana ia diangkat?”. Maka beliau menjawab, “Ketahuilah, hilangnya ilmu adalah dengan perginya (meninggalnya) orang-orang yang mengembannya.” (lihat Fath al-Bari [1/237-238])

Imam al-Ajurri meriwayatkan dengan sanadnya dari Abud Darda’radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh keutamaan seorang ahli ilmu di atas ahli ibadah adalah laksana keutamaan bulan purnama di atas seluruh bintang-gemintang. Sesungguhnya para ulama adalah pewaris nabi-nabi. Sedangkan para nabi tidak mewariskan uang dinar ataupun dirham, akan tetapi mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil ilmu itu niscaya dia memperoleh jatah warisan yang sangat banyak.” (lihat Akhlaq al-’Ulama, hal. 22)

“Umat ini akan senantiasa berada diatas syari’at Allah selama tidak muncul 3 perkara; Ilmu tidaklah hilang kecuali dengan di wafatkan.ulama, muncul perzinaan, manusia saling mencela (dengan memanggil dengan panggilan buruk seperti “Hai Botak” (HR. Imam Ahmad)

Faidah
[1] Ni’mat ilmu bisa dirasakan bagi orang yang faham ilmu. Bahkan mereka lebih menikmati manisnya ilmu dari pada dunia dan seisinya.

[2] Manusia dihadapan ilmu itu berderajat hingga diantara para sahabat ada yang digelari sebagai huffadzul qur’an atau Hufadzus sunnah serta banyak lagi begitupun dengan ulama.

[3]. Terkadang ilmu diambil dari peryanyaan orang sebagaimana orang arab badui bertanya kepada Rosulullah.

[4]. Terdapat Sifat Ar – Rabbani yaitu belajar dan mengajar artinya seorang penuntut tidak hanya belajar namun harus mengajar kepada (Orangtuanya, Istrinya, anaknya dan pembantunya.)

[5]. Hilangnya diantara tanda hari kiamat.

[6]. Ilmu itu diwariskan

[7]. Terjadinya Fitnah yang bermunculan

Hendaknya manusia tidak disibukan diri dengan Dunia melainkan dengan menunut ilmu

(Ust Abu Islama Imanuddin, MA)

sebagaimana dalam hadits riwayat Abu Darda’ Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Yang pertama kali diangkat (oleh Allah) dari umat ini adalah sifat khusyu’, sehingga (nantinya) kamu tidak akan melihat lagi seorang yang khusyu’ (dalam ibadahnya)”

(HR ath-Thabarani dalam “Musnadusy Syaamiyyiin” (2/400), dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani dalam “al-Jaami’ush shahiih” (no. 2569).

Jika sudah tidak ada lagi ulama maka akan tersebar kejahilan, sedangkan PEMIMPIN terdapat dua macam yaitu,

1. Pemimpin Dunia (PENGUASA)
2. Pemimpin Agama (ULAMA)

Diantara Musibah yaitu ketika penguasa menjauhkan ULAMA dalam urusan kepemerintahanya sehingga membuat para penguasa jauh dari petunjuk Allah, sebaliknya jika Ulama mendekati penguasa dalam tujuan mencari jabatan maka inipun termasuk musibah.

Penguasa juga butuh ilmu tentang Dunia, dengan ini kita mengetahui pemimpin butuh mensiasati dunia dengan ilmu sehingha dibutuhkan seorang ulama.

Barakallahu fiykuma. Wa jazakumullahu khoiron.

Nikmati artikel lainya di :
http://www.pintuilmuyoga.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑