Notulensi Kajian Sunnah Bersama Ust Abu Yahya Badrussalam – Tema (Adab Minum & Makan)


NOTULENSI KAJIAN

👤 UST ABU YAHYA BADRUSSALAM –  (KITAB MINHAJUL QOSHIDIN – ADAB MAKAN DAN MINUM)
📆 13 JULI 2017 / 17 SYAWAL 1438H
🕌 Masjid Puri Cinere, Perum Puri Cinere. Jl Lembah Pinus, Komplek Puri Cinere – Depok
______________________

ADAB MAKAN & MINUM

[1] Apabila Makan dari kalian jatuh maka hendaklah diambil, berdasarkan hadist :

Berdasarkan hadits:

إِذَا سَقَطَتْ مِنْ أَحَدِكُمْ اللُّقْمَةُ فَلْيُمِطْ ماَ كَانَ بِهَا مِنْ أَذَى ثُمَّ لِيَأْكُلْهَا وَلاَ يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ.

“Apabila ada sesuap makanan dari salah seorang di antara kalian terjatuh, maka hendaklah dia membersihkan bagiannya yang kotor, kemudian memakannya dan jangan meninggalkannya untuk syaitan.”

Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2033 (135)), Abu Dawud (no. 3845) dan Ahmad (III/301). Lihat Silsilah al-Ahaadits ash-Shahiihah (no. 1404), karya Syaikh al-Albani.

[2] Jangan Meniup makanan yang panas. Berdasarkan Hadist

apabila hendak bernafas maka lakukanlah di luar gelas sebanyak tiga kali sebagaimana hadits Anas bin Malik.

كَانَ يَتَنَفَّسُ فِي الشَّراَبِ ثَلاَثاً.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika minum, beliau bernafas (meneguknya) tiga kali (bernafas di luar gelas).”

Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5631), Muslim (no. 2028), at-Tirmidzi (no. 1884), Abu Dawud (no. 3727).

[3] Jangan masukan biji kurma di nampan kurma atau tempat kurma tersebut.

[4] Kalau sedang makan diusahakan jangan minum kecuali karena tersendat, sebab sangat tidak baik untuk lambung, dan minumnya 1 jam setelah makan.

[5] Jika minum lihat air yang akan di minum dan dilarang minum dari teko langsung (dikhawatirkan ada binatang atau sesuatu didalamnya yang tidak kita ketahui)

[6] Jangan minum pada saata berdiri, jika minum sambil berdiri hendaknya muntahkan

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- زَجَرَ عَنِ الشُّرْبِ قَائِمًا

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh melarang dari minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024).

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu pula, ia berkata,

عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا

Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di mana beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek.” (HR. Muslim no. 2024). Para ulama menjelaskan, dikatakan makan dengan berdiri lebih jelek karena makan itu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada minum.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِىَ فَلْيَسْتَقِئْ

Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim no. 2026)

[7] Hendaklah minum dengan nafas tiga kali sebab itu lebih baik bagi lambung kita

كَانَ يَتَنَفَّسُ فِي الشَّراَبِ ثَلاَثاً.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika minum, beliau bernafas (meneguknya) tiga kali (bernafas di luar gelas).”

Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5631), Muslim (no. 2028), at-Tirmidzi (no. 1884), Abu Dawud (no. 3727).

ADAB SETELAH MAKAN

[1] Hendaknya jangan segera pergi
[2] Hendaknya menjilati jari
[3] Hendaknya berhenti makan sebelum kenyang
[4] Piringnya dihabiskan hingga nasi terakhir [kita tidak tahu kebekahan itu ada dimana]
[5]  Hendaknya setiap suap ucapkan alhamdulillah
[6] Hendaknya setelah selesai makan cuci tangan

 

ADAB TAMBAHAN MAKAN KARENA ADANYA

MAKAN BERJAMA’AH

[1] Dahulukan orang yang lebih tua untuk mempersilahkan makan dan minum terlebih dahulu.
[2] Jika sedang makan bersama usahakan sambil ngobrol sehingga bermanfaat dan tambah ukhuwha islamiyahnya lebih erat.
[3] Jika sedang makan bersama hendaknya lebih diutamakan temanya dari pada dirinya.
[4] Jika sedang makan bersama jangan saling memperhatikan satu satu dikarenakan rasa malu
[5] Jika sedang makan bersama jangan melakukan hal-hal yang jorok
[6] Jika sedang makan bersama jangan sampai kepalanya menghalangi orang lain makan

KEUTAMAAN

[1] Mengundang teman-teman untuk makan lebih baik dari pada memerdekankan seorang budak
[2] Mendahulukan undangan pertama untuk acara makan.

 

Oleh : Ummu Fulanah

Artikel: http://www.pintuilmuyoga.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑